Man Robbuka (Siapa Tuhanmu) ?

3 Jumadil Awal
Masjid Ar-Rahmat Slipi JakBar
Ust. Abu Zubair

Merupakan pertanyaan pertama yang ditanyakan oleh malaikat kepada seseorang di alam kubur.

Imam Ibnul Qoyyim AlJauziyah rahimahulah:
“Pengetahuan apa yang dikuasai oleh seseorang apabila ia tidak mengenal Allah dan Rasulnya, atau amalan apa yang telah diraihnya bila tidak mengenal Allah dan Rasulnya, maka sesungguhnya ia tidak memiliki apa-apa”.

Qorun, Firaun dan Haman adalah orang-orang yang dihina oleh Allah karena tidak mengenal Allah.

Apa yang kita raih di dunia akan sia-sia jika tidak mengenal Allah.

Ibnu Taimiyah rahimahullah:
“Ilmu tentang Allah pada dasarnya yang dimaksud ada 2 macam yaitu:

Pertama, ilmu tentang sifat-sifat Allah yang maha agung dan maha sempurna. Ilmu tentang asma wasifat apabila tertanam dalam hati maka dia akan melahirkan rasa takut kepada Allah. Sesungguhnya jika dia mengenal Allah maka dia tahu jika berbuat maksiat kepada Allah maka akan ada azab dari Allah, begitu juga jika sebaliknya. Rasa takut, harap dan cinta harus ada dalam diri manusia.

Kedua, ilmu tentang hukum-hukum syariat, halal dan haram serta perintah-perintah dan larangan-larangan dalam agama.

Dan ilmu tentang Allah sebenarnya perkara yang paling mulia yang di dapat oleh hati dan diraih oleh jiwa dan dipahamkan oleh akal. Dan tidaklah hati yang sehat rasa ketenangan bisa didapatkan. Sesungguhnya tidak ada kegembiraan dan kelezatan waktu yang paling nikmat kecuali dengan mengenal Allah.

Dan tidak ada lagi bagi hati ini keindahan dan kelezatan yang sempurna kecuali dengan mengenal Allah.

Tidak akan tumbuh rasa cinta kepada Allah kecuali dengan memalingkan sesuatu selain kepada Allah.

Kenikmatan yang paling besar ketika bertemu dan melihat wajah Allah di surga kelak.

Ilmu adalah ibadah yang paling utama, terlebih lagi ilmu untuk mengenal Allah.

Imam Ibnu Rojab rahimahullah:
“Sebaik-sebaik ilmu yang paling mulia adalah ilmu mengenal Allah yaitu mengenal sifat-sifat Allah dan perbuatan-perbuatan Allah.”

Imam As-Sa’di rahimahullah:
“Sesuai dengan kadar keilmuannya terhadap Allah, maka itulah kadar keimanannya.”

Semoga bermanfaat.
Selesai

Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published.